Selasa, 12 Juli 2011

Barakah,,,

Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi atasmu serta mengumpulkan kamu berdua dalam kebaikan“. 
(HR. Ashabus Sunan kecuali An Nasai dan lihat Shahih Tirmidzi 1/317 

“Semoga Allah SWT menghimpun yang terserak dari keduanya memberkati mereka berdua, 
meningkatkan kualitas keturunannya sebagai pembuka pintu rakhmat, sumber ilmu 
dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat.” 
(Doa Nabi Muhammad SAW, pada pernikahan putrinya Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Thali:) 

Begitu pentingnya Barakah dalam sebuah pernikahan hingga Rasulullah menganjurkan mendoakan keberkahan pada dua insan yang baru melangsungkan pernikahan, bukan mendoakan diberi kebahagiaan , bukan mendoakan dikaruniai anak yang banyak, bahkan hal ini bahkan dimakruhkan oleh Rasulullah. 

Dengan keberkahan insyaAllah akan banyak keutamaan, Rezeki akan diluaskan oleh Allah,, akhlak suami/istri akan diperbaiki oleh Allah, Allah akan mengaruniai keturunan yang juga diberkahi oleh-Nya… Subhanalllah.. 

Begitu mulianya dan agungnya keberkahan yang diberikan Allah, namun kita masih hanyut dalam aktivitas yang diharamkan oleh Allah, entah tidak bisa menghentikannya, malu jika tidak melakukannya atau malah kita menikmatinya.. aktivitas yang mendekati zina… 

Rasulullah bersabda, 

” Telah tertulis atas anak adam nasibnya dari hal zina. Akan bertemu dalam hidupnya, tak dapat tidak. Zinanya mata adalah melihat, zina telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berkata, zina tangan adalah menyentuh, zina kaki adalah berjalan, zina hati adalah ingin dan berangan-angan. Dibenarkan hal ini oleh kelaminnya atau didustakannya.” 

Bukankah sama dengan mengharapkan pekerjaan yang barakah,namun kita menempuhnya dengan cara-cara yang diharamkan oleh-Nya.,,

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26) 

September 16th, 2008 at 10:45 pm

0 komentar:

Posting Komentar