Yang ketika itu ia disodori dengan gambar, maaf, berbau “pornografi”
Namun yang ia lakukan memalingkan wajah dan menolaknya..
Teman yang menyodorkan kala itu mencapnya sebagai “cowok munafik”
Teringat juga diinfotainment kisah seorang istri yang mau dipoligami oleh suaminya..
Dan sang istri menerimanya seraya berkata bahwa ini ujian keikhlasan untuk dirinya..
Namun miris mendengar orang-orang yang dengan mudahnya berkomentar
“istri itu munafik, sebenarnya dia juga ga rela kaleee.. “
Astagfirullah.. Mudah-mudahan Allah memaafkan mereka..

Begitu mudahnya seseorang mencap orang lain munafik
Justru terhadap orang yang setia pada iman..
Seseorang yang berusaha teguh atas keyakinannya..
Seseorang yang menafikan hawa nafsunya karena malu pada Rabb-Nya..
MIRIS!!!
Lalu disebut apa orang yang setia terhadap hawa nafsunya,
Mengabaikan hati nurani serta rasa malunya..
Padahal syahadat telah diikrarkan..
Sholat telah ditegakan..
Sumpah setia pada Rabb-Nya diabaikan..
-Orang yang setia kepada rasa malu, adalah cermin dari keimanannya-
**terinspirasi dari beberapa sumber

0 komentar:
Posting Komentar